Aku hanyut kembali merindukanmu
Saat badai tak lagi menjatuhkan cintamu untuk ku
Saat badai tak mendesahkan nafasmu
Saat hujan tak merintikan tawamu
Saat desah angin tak membisikan namamu
Saat awan tak membentuk wajahmu
Saat bulan tak lagi indah seperti senyummu
Saat bintang tak memancarkan aura mu
Saat tanah tak membawa aroma tubuhmu
Atau saat mentari tak memancarkam hangatnya tubuh mu
Aku mati dibawah gelapnya duniaku
Sendiri kembali tanpa dirimu
Buta kembali tanpa tatapanmu
Cemberut kembali tanpa senyum darimu
Termenung kembali tanpa candamu
Bahkan mematung terus tanpa interaksi denganmu
Aku tanpa kamu
Seperti raja tanpa sang ratu
Seperti syahrini tanpa sesuatu
Seperti pembaca tanpa buku
Seperti ceriwis tanpa sabtu minggu
Seperti ingus tanpa tissu
Seperti api tanpa tungku
Ya ,kira kira seperti itulah
Aku jadi hilang arah
Jadi tak disorot kamera
Jadi buta aksara
Jadi tak dilihat masa
Jadi tak karuan kemana-mana
Dan sampai tak teratur untuk apa gunanya
Jakarta , 8/12/2016
ElenaLs.
Kamis, 08 Desember 2016
Jumat, 02 Desember 2016
Teruntuk Sang Pengandung Jiwa Negri
Teruntuk Sang Pengandung Jiwa Negeri
Hai wanita terkasihku
Boleh kah ku panggil kamu ibu?
Meski tak dari rahim mu dunia menyambutku
Itu tak jadi tolak ukur bukan?
Hai Malaikat terbaikku
Kenapa terus kau buat ku heran?
Melihat sosok mu
Buat ku bertanya
"Mengapa ada bidadari tanpa sayap?"
Hai sang pahlawan ilmu ku
Mengapa jasamu tak bertanda?
walau sebenarnya kau tau
Tak ada bangsa besar yang lahir
Tanpa jasa dari mu
Hai ibu guru
Cukup kah tanda terimakasihku untukmu?
Kurasa tidak
Namun hanya itu yang bisa ku beri untukmu
Terimakasih bu
Karena kau tak lupa
untuk menabung jutaan ilmu untuku setiap hari
Terimakasih bu
Untuk pengabdian yang tak kenal pamrih
Terimakasih bu
Untuk pelajaran hidup yang kau beri
Terimakasih bu
Untuk bekal yang kau hidangkan
Bagi masa depan
Jika kelak aku jadi seorang Jutawan
Tak lupa hati ku untuk memberi budi kepadamu
Jika kelak orang panggil ku "si Sukses"
Tak lupa ucapku untuk sampaikan ini semua karena jasa mu
Selamat hari guru wahai pengandung jiwa jiwa sukses Negeri .
Elena Ls
25 / 11 / 2016
Hai wanita terkasihku
Boleh kah ku panggil kamu ibu?
Meski tak dari rahim mu dunia menyambutku
Itu tak jadi tolak ukur bukan?
Hai Malaikat terbaikku
Kenapa terus kau buat ku heran?
Melihat sosok mu
Buat ku bertanya
"Mengapa ada bidadari tanpa sayap?"
Hai sang pahlawan ilmu ku
Mengapa jasamu tak bertanda?
walau sebenarnya kau tau
Tak ada bangsa besar yang lahir
Tanpa jasa dari mu
Hai ibu guru
Cukup kah tanda terimakasihku untukmu?
Kurasa tidak
Namun hanya itu yang bisa ku beri untukmu
Terimakasih bu
Karena kau tak lupa
untuk menabung jutaan ilmu untuku setiap hari
Terimakasih bu
Untuk pengabdian yang tak kenal pamrih
Terimakasih bu
Untuk pelajaran hidup yang kau beri
Terimakasih bu
Untuk bekal yang kau hidangkan
Bagi masa depan
Jika kelak aku jadi seorang Jutawan
Tak lupa hati ku untuk memberi budi kepadamu
Jika kelak orang panggil ku "si Sukses"
Tak lupa ucapku untuk sampaikan ini semua karena jasa mu
Selamat hari guru wahai pengandung jiwa jiwa sukses Negeri .
Elena Ls
25 / 11 / 2016
Kesepian
Hei kamu
Apakah kamu sedang kesepian?
Apa boleh ku temani kamu dalam senyapnya keheningan?
Hai kawan
Kamu sedang rasa sebuah kesepian tidak?
Barang kali kita satu rasa
Jika kau merasakannya
Bilang padaku kawan
Aku akan kesitu
Dan temani kamu
Habiskan waktu
Dengan berdua hingga kita disapa mereka
Mari sama sama tukarkan cerita pedih
Siapa yang buat kau sendiri?
Siapa yang tinggalkan kamu?
Terpojok kah dirimu?
Atau terbuangkah kepribadian mu?
Mereka tak anggap kau ada ya?
Sepertinya kita sama
Aku pun demikian sobat
Mereka acuhkan aku
Saat mereka senang
Siapalah aku dimata mereka?
Mereka hanya kenal aku saat mereka rasakan sakit
Dan lupakan aku
Saat bahagia mereka hilangkan sakit
Mari sini kawan
Julurkan Kepalamu ke pundakku
Ijinkan aku rasakan pilu itu
Menangis lah dan mengeranglah hingga lelah
Biar aku tau
Tak hanya diriku saja yang punya rasa sengsara.
Jakarta, 26 / 11 / 2016
Elenals
Apakah kamu sedang kesepian?
Apa boleh ku temani kamu dalam senyapnya keheningan?
Hai kawan
Kamu sedang rasa sebuah kesepian tidak?
Barang kali kita satu rasa
Jika kau merasakannya
Bilang padaku kawan
Aku akan kesitu
Dan temani kamu
Habiskan waktu
Dengan berdua hingga kita disapa mereka
Mari sama sama tukarkan cerita pedih
Siapa yang buat kau sendiri?
Siapa yang tinggalkan kamu?
Terpojok kah dirimu?
Atau terbuangkah kepribadian mu?
Mereka tak anggap kau ada ya?
Sepertinya kita sama
Aku pun demikian sobat
Mereka acuhkan aku
Saat mereka senang
Siapalah aku dimata mereka?
Mereka hanya kenal aku saat mereka rasakan sakit
Dan lupakan aku
Saat bahagia mereka hilangkan sakit
Mari sini kawan
Julurkan Kepalamu ke pundakku
Ijinkan aku rasakan pilu itu
Menangis lah dan mengeranglah hingga lelah
Biar aku tau
Tak hanya diriku saja yang punya rasa sengsara.
Jakarta, 26 / 11 / 2016
Elenals
Aku mencintaimu
Aku Mencintaimu
Aku mencintaimu
Sampai si bisu bersaksi
bahwa kamu bercakap-cakap dengannya hingga pagi
Aku mencintaimu
Sampai si buta melihat
Bahwa kamu tak inginkan ku lagi
Aku mencintai mu
Sampai si tuli mendengar
Bahwa cintamu tak hanya untuk ku
Aku mencintaimu
Sampai si lumpuh berjalan bersamamu
Aku mencintaimu
Sampai si tunawisma
Tinggal seatap bersamamu
Kira-kira selama itu lah masa ku
Untuk mencintai kamu
Karena Aku akan mencintaimu
Sampai kamu meninggalkan aku
Jakarta, 29/11/2016
elenals
Aku mencintaimu
Sampai si bisu bersaksi
bahwa kamu bercakap-cakap dengannya hingga pagi
Aku mencintaimu
Sampai si buta melihat
Bahwa kamu tak inginkan ku lagi
Aku mencintai mu
Sampai si tuli mendengar
Bahwa cintamu tak hanya untuk ku
Aku mencintaimu
Sampai si lumpuh berjalan bersamamu
Aku mencintaimu
Sampai si tunawisma
Tinggal seatap bersamamu
Kira-kira selama itu lah masa ku
Untuk mencintai kamu
Karena Aku akan mencintaimu
Sampai kamu meninggalkan aku
Jakarta, 29/11/2016
elenals
Surat Untuk Pencuri Hatiku
Surat untuk pencuri hatiku
Baru kemarin kamu menyapa aku
Saat redup matahariku
Saat sirna bahagiaku
Saat pilu hatiku
Kau tau?
Kau laksana sang arjuna
Namun aku malu ,karena aku bukan ratunya
Nyata, karena kini kau memilih untuk pergi
Mungkin kurang cantik rupaku
Atau tak pandai cara ku melayanimu
Bisa jadi kurang anggun aura ku
Sehingga kamu memilih tuk tinggalkan aku
Padahal baru sadar diriku
Bahwa kamu perbaiki hati ku
Namun mengapa kau bawa pergi itu
Tak tahu kah kamu bahwa aku membutuhkanmu
Karena kamu sang penyempurna hatiku
Ingin rasanya aku ambil kembali itu
Namun kaku langkahku
Beku pula tubuh dan kelu juga lidah ku
Untuk aku rebut kembali hatiku
Mungkin karena hatiku tau
Dimana tempat ternyaman dia untuk berlabuh
Meskipun cintamu semu
Namun itulah hatiku
Mudah terbawa cinta palsu
Untuk kamu sang penyempurna hatiku
Mengapa kamu tak sempurnakan juga hidupku
Menangis aku rindukan kamu
Kembalilah padaku dan temani hariku
Atau jika kau tak mau
Setidaknya kembalikanlah hatiku
Jakarta , 29/11/2016
Elenals
Baru kemarin kamu menyapa aku
Saat redup matahariku
Saat sirna bahagiaku
Saat pilu hatiku
Kau tau?
Kau laksana sang arjuna
Namun aku malu ,karena aku bukan ratunya
Nyata, karena kini kau memilih untuk pergi
Mungkin kurang cantik rupaku
Atau tak pandai cara ku melayanimu
Bisa jadi kurang anggun aura ku
Sehingga kamu memilih tuk tinggalkan aku
Padahal baru sadar diriku
Bahwa kamu perbaiki hati ku
Namun mengapa kau bawa pergi itu
Tak tahu kah kamu bahwa aku membutuhkanmu
Karena kamu sang penyempurna hatiku
Ingin rasanya aku ambil kembali itu
Namun kaku langkahku
Beku pula tubuh dan kelu juga lidah ku
Untuk aku rebut kembali hatiku
Mungkin karena hatiku tau
Dimana tempat ternyaman dia untuk berlabuh
Meskipun cintamu semu
Namun itulah hatiku
Mudah terbawa cinta palsu
Untuk kamu sang penyempurna hatiku
Mengapa kamu tak sempurnakan juga hidupku
Menangis aku rindukan kamu
Kembalilah padaku dan temani hariku
Atau jika kau tak mau
Setidaknya kembalikanlah hatiku
Jakarta , 29/11/2016
Elenals
Gadis Di Ujung Zaman
Gadis Di ujung zaman
Oleh : Elena Ls
===========================
Aku
Gadis belia dengan sejuta keterbatasan
Hanya bisa menikmati waktu bersama angan
Mengikuti alur waktu tanpa sebuah penantian
Entah untuk apa diriku kawan
Yang ku tahu hanya menikmati zaman
Tanpa berfikir untuk apa aku kedepan
Hilang asa ku dimakan keterbatasan
Ekonomi , Diri , Pengetahuan
Semua hilang karena keterbatasan
Jadilah aku seperti saat ini
Terombang-ambing di negri sendiri
Nikmati waktu hingga nafas terhenti
Akan kah nasibku akan terganti?
Jakarta,30/11/2016
Oleh : Elena Ls
===========================
Aku
Gadis belia dengan sejuta keterbatasan
Hanya bisa menikmati waktu bersama angan
Mengikuti alur waktu tanpa sebuah penantian
Entah untuk apa diriku kawan
Yang ku tahu hanya menikmati zaman
Tanpa berfikir untuk apa aku kedepan
Hilang asa ku dimakan keterbatasan
Ekonomi , Diri , Pengetahuan
Semua hilang karena keterbatasan
Jadilah aku seperti saat ini
Terombang-ambing di negri sendiri
Nikmati waktu hingga nafas terhenti
Akan kah nasibku akan terganti?
Jakarta,30/11/2016
Gadis Berantakan
Aku ini apa?
Sejenis manusia kah?
Aku yang lahir dengan sebuah kecelakaan
Menyambut dunia dengan keheningan
Sampai dikira sudah dalam keabadian
Aku ini manusia seperti apa?
Kecil di sekelilingi para bajingan
Menimang ku dengan penuh kenafsuan
Tumbuh dengan berjuta kejahatan
Mencuri , mencari nafkah , mencari lawan dan melawan sang Tuhan
Ku jalani dengan jiwa kecil yang berantakan
Jalani rintang dengan sejuta keterbatasan
Ada kah yang mau seperti ku yang berjalan dengan semua kehinaan
Bahkan diriku ditenggelamkan dalam keduniawian
Buta mataku melihat kebaikan
Semua itu presetan
Apalah arti sebuah kebaikan?
Sementara hidup ku di tabungi dengan sejuta cabikan
Tak lain tak bukan
Berasal dari sang bajingan
Dasar pejantan sialan
Dia yang buat diriku berantakan
Surat ini nyata
Tentang hidupku yang berantakan
Kau mau bilang diriku titisan setan?
Silahkan!
Elenals
Jakarta,01/12/16
Senin, 28 November 2016
Teruntuk gadis yang dirundung tangis
Gadis mungilku
Masih bodohkah dirimu?
Untuk berapa masa lagi dirimu ternodai?
Gadis malangku
Untuk berapa bajingan lagi kau persembahkan tubuh mungil mu?
Bangunlah dan sadarlah
Mereka hanya mengatasnamakan cinta untuk hawa nafsunya
Gadis terkasihku
Untuk berapa malam lagi kau habiskan tangis?
Mengapa tak kau fikirkan bengkaknya matamu?
Sadarlah sayang
Bukankah temanmu lebih berharga dari tuanmu?
Mereka tak mengerti cara mempermainkanmu
Berhentilah menyendiri
Berhentilah mencari dia yang tak peduli
Berhentilah tuk harapkan cintanya lagi
Untuk apa kau habiskan malam
Hanya untuk seorang bajingan perempuan
Berhentilah tenggelam dalam mabuknya percintaan
Kau butuh sebuah hiburan
Merenung hanya akan buat dirimu berantakkan
Mari bermain waktu dengan ku
Jangan melulu termakan masa sedihmu
Itu takkan buat mu maju
Karena kamu hanya butuh aku
Bukan dia yang menyakitimu
Jakarta,27/11/2016
Elena ls.
Sajak Rindu
Tuan
Aku rindu pada kamu
Bisakah kau tarik jarak itu
Aku menderita oleh jarak dan waktu
Aku ingin kita yang dulu
Tuan
Rayulah aku dengan nafsumu
Bawa aku kedalam hangatnya cumbu
Tenggelamkan aku dalam pelukanmu
Tarik aku kedalam gairahmu
Goda aku seperti waktu itu
Aku rindu masa itu
Dimana kamu inginkan tubuhku
Dimana gairahmu menggebu
Ketika kamu inginkan aku
Tuan jangan penjarakan aku dengan penyesalan
Berhentilah menjauh
Aku inginkan kamu
Lelah hatiku habiskan waktu
Tanpa kehadiran mu
Tega kah kamu liat aku yang selalu rindu masa lalu?
Kemarilah pujanggaku
Dekap aku dengan rayumu
Tarik aku dengan gairahmu
Aku rindu itu
Jakarta tengah malam,
27/11/2016
Laurencia s.
Rabu, 23 November 2016
Kesepian
Aku
Puan yang melulu tak kenal manusia
Puan yang terlarang berdekatan dengan ciptaanNya
Puan yang tak ditakdirkan bersama kaumNya
Bahkan bersama para sang hawapun
Tuhan kadang memisahkan
Ini takdir?
Atau memang mereka yang tak yakin
Tuhan,
Ijinkan aku rasakan senang
Ijinkan aku bisa merasakan sayang
Ijinkan aku kasihi ciptaanMu
Atau Tuhan,
Haramkah aku untuk itu
Hina kah aku untuk cicipi itu?
Aku hanya makhluk biasa
Yang Juga punya rasa
Punya keinginan
Sendiri bukanlah pilihan
Hampa bukanlah rasa yang nikmat bagiku
Gelap bahkan bukan tempat ku untuk melihat dunia
Tuhan,
Sampai kapan aku menyendiri
Sampai kapan kau biarkan ucapku tegar dalam kesengsaraan yang tiada akhir
Sampai kapan tegar hatiku tuk tahan semua rasa sepi
Bisa kah aku tuk rasa kan kasih itu
Bisa kah hatiku terisi hati ciptaanMu
Aku bosan menyendiri
Hati ku lelah merasa sepi
Dari puan yang terpenjara sepi
Jakarta , 22 november 2016
Puan yang melulu tak kenal manusia
Puan yang terlarang berdekatan dengan ciptaanNya
Puan yang tak ditakdirkan bersama kaumNya
Bahkan bersama para sang hawapun
Tuhan kadang memisahkan
Ini takdir?
Atau memang mereka yang tak yakin
Tuhan,
Ijinkan aku rasakan senang
Ijinkan aku bisa merasakan sayang
Ijinkan aku kasihi ciptaanMu
Atau Tuhan,
Haramkah aku untuk itu
Hina kah aku untuk cicipi itu?
Aku hanya makhluk biasa
Yang Juga punya rasa
Punya keinginan
Sendiri bukanlah pilihan
Hampa bukanlah rasa yang nikmat bagiku
Gelap bahkan bukan tempat ku untuk melihat dunia
Tuhan,
Sampai kapan aku menyendiri
Sampai kapan kau biarkan ucapku tegar dalam kesengsaraan yang tiada akhir
Sampai kapan tegar hatiku tuk tahan semua rasa sepi
Bisa kah aku tuk rasa kan kasih itu
Bisa kah hatiku terisi hati ciptaanMu
Aku bosan menyendiri
Hati ku lelah merasa sepi
Dari puan yang terpenjara sepi
Jakarta , 22 november 2016
Kamis, 10 November 2016
Kaum Ku atau Kaum Ku? (Puisi Peristiwa Demo 4 november)
Siapakah yang benar ?
Mungkin kaum mu berfikir
Bahwa kaum mu lah yang paling benar
Saat kau bilang dia menghina bangsa mu
Dan akhirnya kau serang dia bersama kaum mu
Seolah-olah dia yang paling hina di matamu
Terkadang aku berfikir
betapa lucunya negri ini
Saat satu orang mengumpamakan keadilan dengan bahasa mu
Disitu kau bilang dia menghina kaum mu
Tapi apa pernah kau sadari?
Berapa banyak kaum mu yang menghakimi kami?
Bahkan itu berlangsung setiap hari
Dengan pertanyaan yang menyiksa sanubari
sarkasmu yang sangatlah menyiksa hati
Saat kau tanya , " Hey! Apa kau tak malu lihat Tuhan mu yang telanjang sambil berdiri? "
Kau bilang agamu lah urusan mu
Agama ku adalah urusan ku
Namun mengapa masih kau tanya apa yang bukan urusan mu?
Berfikir seolah kaum mu lah yang paling binasa
Namun tak pernahkah kau sadari?
Bahwa kami tersiksa dibawah keminoritasan kami
Kau bilang kaum mu tertindas karena penista
Tanpa pernah sadar
Berapa besar kedewasaan kaum ku
Saat setiap hari menahan malu
Dengan cara terdiam menahan amarah
Saat kaum mu berkata "agamamu lah yang paling hina "
Kamis, 06 Oktober 2016
rasa tak bertuan
Kadang menanti rasa
Terasa indah saat jatuh cinta
Namun, itu tak berlangsung lama
Sampai saatnya
Raga menyadari bahwa
Rasa itu tak kunjung ada
Karena yang terbaik adalah
Saat raga memutuskan untuk menghilang
Dari cinta yang tak pernah datang
Elena laurenss,
Jakarta 6 oktober 2016
Terasa indah saat jatuh cinta
Namun, itu tak berlangsung lama
Sampai saatnya
Raga menyadari bahwa
Rasa itu tak kunjung ada
Karena yang terbaik adalah
Saat raga memutuskan untuk menghilang
Dari cinta yang tak pernah datang
Elena laurenss,
Jakarta 6 oktober 2016
Minggu, 02 Oktober 2016
diary si anak sok kuat
Oke... gue akuin tadinya emang gua gamau bilang kalo gue suka sama dia. Honestly , gue cuma kenal dia di chat dan ya gitu... gue masih ngerasa asing buat dia . Otak gue selalu bilang " jangan jatuh cinta bodoh ! Dia cuma bercanda , dia emang gitu sifat nya..... jangan kegeeran deh hahah , please lo cuma anak kecil . SADAR! dia ga suka sama lo .... LoL . Dude , jangan kan untuk suka , mandang lo sebagai "sesuatu " aja engga wkwk..udah lah stop halau kata hati lo . Dia bahaya buat lo , trust me . " tapi nanti otak gue bilang lagi " yauda ikutin alur nya aja , hati lo ga di dia gini " kaya gue tuh di pengaruhin sama malaikat dan iblis tau ngga ? Cuma bedanya gue gatau yang mana yang iblis dan yang mana yang malaikat .... intinya gitu dah . Susah buat di jelasin
Bilang ga suka gue masih suka kaya ngarepin kabar nya , dibilang suka juga gue ogah. Dia aneh , menjijikan . Lagian ..... gue juga gamau jatuh cinta . I mean kaya gamau punya pacar . IYALAH sumpah gue takut pacaran , takut di selingkuhin , takut di atur-atur , takut sakit hati , takut segalanya deh .
Mungkin maksud gue itu gue lebih pengen nikah?
LOL len....len .... lo jatuh cinta aja takut , ini lagi mau sok sok an nikah. Pokoknya gitu deh.
Maaaf ya coretan ini aneh
Gaada niat mencuci otak kalian hahaha
Cuma curahan hati aja kok. Xixixi
Bodo amat gue alay
Orang lagi galau,suntuk , gabut ya gini
Dari pada lo sibuk ngatain gw alay karena tulisan ini? Mending traktirin gue sate padang.
Soalnya gue gaada temen curhat
Jadi nyurahin disini deh hehehe
Next time gue mau luangin semua sajak gue hehhee
Tunggu yaaa 😘😘😘😘
Bilang ga suka gue masih suka kaya ngarepin kabar nya , dibilang suka juga gue ogah. Dia aneh , menjijikan . Lagian ..... gue juga gamau jatuh cinta . I mean kaya gamau punya pacar . IYALAH sumpah gue takut pacaran , takut di selingkuhin , takut di atur-atur , takut sakit hati , takut segalanya deh .
Mungkin maksud gue itu gue lebih pengen nikah?
LOL len....len .... lo jatuh cinta aja takut , ini lagi mau sok sok an nikah. Pokoknya gitu deh.
Maaaf ya coretan ini aneh
Gaada niat mencuci otak kalian hahaha
Cuma curahan hati aja kok. Xixixi
Bodo amat gue alay
Orang lagi galau,suntuk , gabut ya gini
Dari pada lo sibuk ngatain gw alay karena tulisan ini? Mending traktirin gue sate padang.
Soalnya gue gaada temen curhat
Jadi nyurahin disini deh hehehe
Next time gue mau luangin semua sajak gue hehhee
Tunggu yaaa 😘😘😘😘
Jumat, 30 September 2016
PERSAHABATAN VS CINTA
Masa SMA ?
gue yakin di masa SMA ,lo pasti di penuhin sama yang namanya CINTA ? bener apa
bener?HAHA soalnya sih. yang gue fikirin semenjak SMA si gitu ya hahaha , jarang
ada yang ngebahas namanya sahabat semuanya pasti cinta – cinta an bahkan pas
guru ngajar pun pasti pelajarannya di umpamain sama percintaan . Gue sendiri
sih sebagai siswa SMA, ga begitu mentingin yang namanya percintaan . karena gue
udah terlalu cape sama yang namanya cinta . love is bullshit man ! kebanyakan
wacana ,drama dari pada tindakan . sekalinya ada tindakan? Ya you know lah gaya
anak pacaran jaman sekarang? Beda tipis gitu sama free sex , entah itu ciuman ,
pelukan , bahkan ada yang grep**e , atau mungkin udah sampe hamil? HAHA sumpah
kaco gaya anak sekarang dalam percintaan .
Gue sendiri
males sama percintaan karena CINTA udah dua kali bikin gue kehilangan yang
namanya sahabat.
Tau
kan gimana indahnya bersahabat?
Ngejalanin
semuanya bareng
Punya
cerita lucu bareng
Suka
duka bareng – bareng
Pokoknya
serba bareng – bareng deh kalo sama sahabat , rasa nya indah kan?
Gue
sendiri sih sempet beberapa kali punya yang namanya sahabat. . . .
Ini
kisah gue tentang sahabat :
Pertama?
Gue
sama dia temenan karena ketemu di media social , gue deket sama dia karena
setiap kali kita chattingan kita selalu nyambung dan bener bener klop , gue
sama dia deket banget , sampe kita saling punya
rahasia satu sama lain , kita deket sampe 3 tahun , sampe akhirnya kita
pisahh ….
Lo
tau kenapa gue sama dia pisah ? coba lu liat judul diatas “ PERSAHABATAN VS
CINTA” disini persahabatan gue usai sama dia karena itu persahabatan kita kalah
sama yang namanya CINTA
Jadi
ceritanya gini ,
Hari
itu gue jadian sama cowo yang bener bener gue suka sejak lama , gue seneng
banget , dan selama gue jadian sama cowo gue , gue selalu cerita semua yang gue
rasain selama pacaran sama sahabat gue ini , dari yang gue dikasih kejutan
sampe gua nangis – nangis karena kelakuan cowo gue ke gue , disini kita masi
sahabatan , sampe akhirnya sahabat gue ini ga sengaja kenal sama cowo gue ,
pertama nya gue biasa aja ngeliat mereka deket , tambah lama gue kok ngerasa
ada yang janggal , telusur punya telusur , ternyata sahabat gue ini suka sama
cowo gue , dia emang ga bilang ke gua , karena dia gatau kalo dia itu suka sama
cowo gue , ketika gue jelasin kalo cowo yang dia suka sama cowo gue , dia
kecewa banget , entah gue yang bego apa gimana dia nyusun rencana buat gue
putus sama cowo gue tapi ga bisa karena gue gayakin , abis itu dia susun lagi
rencana sampe akhir nya dia berhasil ngerebut pacar gue dari genggaman gue , hm
, oke. Dari cerita gue yang pertama ini lo pasti udah bisa nyimpulin dong
kebenaran gue tentang “ Karena cowo sahabat bisa sirna gitu aja “ DAN YA. . . .
. Karena hal ini juga gue jadi LANGSUNG catet ya L A N G S U N G KEHILANGAN DUA
ORANG YANG BERARTI DI HIDUP GUE a.k.a Pacar yang selama ini gue idam-idamin dan
gue udah bener bener sayang dan juga sahabat ter soulmate gue . its okeyyy,
NASIB GUE NGENES BANGEEETTTTTTT
Nah
, yang kedua adalah gini nih cerita nya . . . . . .
Jadi
gue punya temen . . . .
Gue temenan sama dia karena gue
sama dia tetanggaan , dia cewe sama gue juga cewe . sebut aja nama temen gue
ini mawar *lah ini kisah gua apa tayangan boraks* *oke gajelas* *skip*. entah
gimana awalnya gue sama mawar bisa deket banget layaknya soulmate , gue
bersyukur bisa deket dan punya sahabat kaya mawar , dia tuh sosok yang humoris
,punya cara bercanda yang sama kaya gue , pokoknya kalo kita udah bareng? Dunia
berasa Cuma punya kita berdua deh , yang lain ngekost HAHAHA , kenapa? Karena
kalo kita ketemu tuh , kita rame sendiri kita bercanda tuh bisa kali sampe yang
ngakak sengakak-ngakaknya orang ngakak , bener – bener rusuh banget , sampe
pernah suatu tengah malem gue sama dia lagi asik – asik cerita di depan warung
tempat kita berdua suka nongkrong ,tiba – tiba si mawar bikin cerita yang bener
– bener bikin gue ngakak dan bener – bener pecah dan kita dimarahin sama warga
, akhirnya kita disuruh pulang ke rumah masing – masing . bener – bener deh
HAHAHA but, you know what ? Kebahagiaan itu ga berlangsung lama sob , ini semua
didasari karena satu “COWO” sumpah ga penting banget bukan? Jadi gini cerita
nya , si mawar itu kan orang nya kebuka banget ya kalo cerita , suatu hari dia
cerita in seorang cowo ke gue , dia nunjukin orang nya , awalnya gue gatau si
mawar itu suka sama tuh cowo , karena si mawar juga bener – bener ngenalin gue
sama cowo itu , gue dikasih lah pin bb cowo itu dan akhirnya gue jadian sama
tuh cowo secara ga sengaja karena niat iseng aja karena kebetulan hape gue lagi
sepi soalnya *HM…OKE LANJUT AJA *dan gatau kenapa si mawar tau gue jadian sama
cowo itu , gue kira dia seneng karena dia mau bantu gue sama tuh cowo buat
first date . waktu first date setelah gue sama tuh cowo jadian emang biasa aja
gaada sebuah kejanggalan . sampe kebesokan harinya , gue bingung karena si
mawar berubah sikap ke gue , dia bilang gue ngehindar lah , dia bilang gue
sombong lah karena punya cowo baru , dia bilang gue lupa sahabat lah , semua
nya deh yang ga bener , padahal kenyataannya gue ga pernah nge hindar dari dia
, semenjak kejadian itu gue selalu berusaha buat selalu ada buat dia dan lebih
prioritasin dia . bahkan karena gue lebih mentingin persahabatan gue , gue rela
buat ga ngontak pacar gue demi jalan bareng sama dia , gue rela di omelin
karena ga ngasih kabar ke cowo gue demi jalan sama dia , tapi tetep aja dia
bilang gue yang ngehindar . oke gua minta maaf sama dia, gue bilang dong gue
minta maaf , tapi dia gamau maafin gue , gue di bilang lah ga niat buat minta
maaf sama dia , hm oke , tapi gue kekeuh mau minta maaf sama dia sampe gue
suruh cowo gue buat nemuin dia sama gue , tetep aja gamau maafin gue , sampe
akhirnya gue putus sama cowo gue , dan gue tetep ke dia buat nemuin dia sendiri
dan minta maaf (lagi) , dia juga tetep kekeuh gamau maafin gue , dan ketika gue
Tanya ketemen deket nya dia , temennya bilang kalo dia ga suka gue pacaran sama
tuh cowo , NAHLOH , gue kaget , ya akhirnya gue minta maaf sama dia gue bilang
gue minta maaf kalo udah nikung dia , tapi dia ngelak kalo dia suka sama cowo
gue , dia malah bikin gosip kalo gue gasuka kalo dia demen sama cowo gue
padahal mah gue biasa aja , namanya gue Cuma pacaran iseng – iseng dan ga pake
rasa yakali gue protect sampe segitunya (orang gue pacaran Cuma buat bikin hape gua rame doang *bhak*), dan
intinya dari cerita ini LAGI – LAGI GUE KEHILANGAN SAHABAT GARA-GARA CINTA
Senin, 05 September 2016
untuk pujangga hatiku
Ah ,apa peduliku?
Bagiku kamu hanya pujangga yang hanya mencoba merayu gadis
Bahkan aku tau
Engkau tak lebih serius dalam merayunya
Kau hanya sekedar bergurau dalam suasana romansa
Tak ada unsur rasa disana
Karena kau hanya menyampaikan sajak rayuan
Tak ada unsur ingin memiliki hati
Hanya ingin sebuah simpati
Sang gadis awalnya hanya tersenyum manis
Tapi apalah daya
bagai pepatah yang berkata
Jinak jinak merpati
Begitupun hati gadismu
Hatinya perlahan luluh
Namun sekali lagi
Dia ragu
Bukan karena tak ada rasa
Namun dia sadar
Dia hanyalah objek gurauan mu
Bahkan dia tau
Bahwa dia tak lebih dari sebuah mainan kala kau bosan
Gadis kecil itu terlalu polos
Tak mengerti cara menyeimbangkan rasa dan karsa
Hanya tau cara menikmati
Menikmati hal yang mungkin perlahan hilang
Dan gadis itu aku
Bagiku kamu hanya pujangga yang hanya mencoba merayu gadis
Bahkan aku tau
Engkau tak lebih serius dalam merayunya
Kau hanya sekedar bergurau dalam suasana romansa
Tak ada unsur rasa disana
Karena kau hanya menyampaikan sajak rayuan
Tak ada unsur ingin memiliki hati
Hanya ingin sebuah simpati
Sang gadis awalnya hanya tersenyum manis
Tapi apalah daya
bagai pepatah yang berkata
Jinak jinak merpati
Begitupun hati gadismu
Hatinya perlahan luluh
Namun sekali lagi
Dia ragu
Bukan karena tak ada rasa
Namun dia sadar
Dia hanyalah objek gurauan mu
Bahkan dia tau
Bahwa dia tak lebih dari sebuah mainan kala kau bosan
Gadis kecil itu terlalu polos
Tak mengerti cara menyeimbangkan rasa dan karsa
Hanya tau cara menikmati
Menikmati hal yang mungkin perlahan hilang
Dan gadis itu aku
Senin, 29 Agustus 2016
Untuk masa depan
Yang terumit dari sebuah perjalanan hidup
Dimana seorang remaja mulai mengakhiri masa pendidikannya
Dan remaja itu aku
Aku yakin bukan aku saja yang sulit menentukan langkah awal masa depan ku
Entah menjadi seorang seniman
Atau seorang yang di sebut karyawan
Memilih untuk tetap santai
Atau menjadi seorang yang tak kenal santai
Memilih untuk tidak tinggal diam
Atau menikmati waktu dengan berdiam
Sulit...
Namun harus,
Kata seorang pelari
Diam itu tak membuat kita sampai finish
Kata seorang penyanyi
Berdiam diri tak akan membuat lagu indah
Kata seorang pelukis
Diam tak membuat gambar menarik
Untuk itu
Aku akan menentukan masa depan ku
Entah menjadi pemenang
Atau pecundang
Namun satu yang ku harus lakukan
Sesuatu yang menarik
Untuk masa depan
Langganan:
Postingan (Atom)
Pesan Tersirat
Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...
-
Surat untuk pencuri hatiku Baru kemarin kamu menyapa aku Saat redup matahariku Saat sirna bahagiaku Saat pilu hatiku Kau tau? Kau la...
-
hai , guys . sekarang gue pengen ngejelasin pendapat gue tentang pilihan antara artis dunia maya dan artis beneran ( yang sering nongol di...
-
Tuan Aku rindu pada kamu Bisakah kau tarik jarak itu Aku menderita oleh jarak dan waktu Aku ingin kita yang dulu Tuan Ra...
