Kehampaan apa
yang datang tanpa kehilangan?
Kehampaan mana,
yang tak datang saat sendirian?
Lalu, bagaimana cara hampa itu berakhir?
Sedihku makin lama makin mendalam
Depressi ku tinggi bak air bah yang datang tiba-tiba
Ingin teriak, mengerang menjelaskan pada alam
Aku penyair yang kesepian
Aku ingin berduaan
Setidaknya semalaman
Entah dengan manusia ataupun setan
Terserah Tuhan,
yang penting aku tidak kesepian
Aku ini jalang bajingan
Kerjaku siksa diri dan menangis tak karuan
Aku benci perpisahan
Aku jenuh rasakan kerinduan
Aku ini kenapa dilahirkan?
jika hidupku hanya untuk kesepian?
Ah, Sialan!
Sialan sungguh sialan!
Mereka fikir aku ini tegar sungguhan?
Aku hanya berpura-pura dalam senyuman.
Elena ls
Jakarta, 13 November 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
Pesan Tersirat
Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...
-
Surat untuk pencuri hatiku Baru kemarin kamu menyapa aku Saat redup matahariku Saat sirna bahagiaku Saat pilu hatiku Kau tau? Kau la...
-
hai , guys . sekarang gue pengen ngejelasin pendapat gue tentang pilihan antara artis dunia maya dan artis beneran ( yang sering nongol di...
-
Tuan Aku rindu pada kamu Bisakah kau tarik jarak itu Aku menderita oleh jarak dan waktu Aku ingin kita yang dulu Tuan Ra...