Selasa, 13 November 2018

Hampa

Kehampaan apa 
yang datang tanpa kehilangan?
Kehampaan mana,
yang tak datang saat sendirian?
Lalu, bagaimana cara hampa itu berakhir?

Sedihku makin lama makin mendalam
Depressi ku tinggi bak air bah yang datang tiba-tiba
Ingin teriak, mengerang menjelaskan pada alam
Aku penyair yang kesepian

Aku ingin berduaan
Setidaknya semalaman
Entah dengan manusia ataupun setan
Terserah Tuhan, 
yang penting aku tidak kesepian

Aku ini jalang bajingan
Kerjaku siksa diri dan menangis tak karuan
Aku benci perpisahan
Aku jenuh rasakan kerinduan

Aku ini kenapa dilahirkan?
jika hidupku hanya untuk kesepian?
Ah, Sialan!
Sialan sungguh sialan!
Mereka fikir aku ini tegar sungguhan?

Aku hanya berpura-pura dalam senyuman.


Elena ls
Jakarta, 13 November 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan Tersirat

Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...