Selasa, 13 November 2018

Hampa

Kehampaan apa 
yang datang tanpa kehilangan?
Kehampaan mana,
yang tak datang saat sendirian?
Lalu, bagaimana cara hampa itu berakhir?

Sedihku makin lama makin mendalam
Depressi ku tinggi bak air bah yang datang tiba-tiba
Ingin teriak, mengerang menjelaskan pada alam
Aku penyair yang kesepian

Aku ingin berduaan
Setidaknya semalaman
Entah dengan manusia ataupun setan
Terserah Tuhan, 
yang penting aku tidak kesepian

Aku ini jalang bajingan
Kerjaku siksa diri dan menangis tak karuan
Aku benci perpisahan
Aku jenuh rasakan kerinduan

Aku ini kenapa dilahirkan?
jika hidupku hanya untuk kesepian?
Ah, Sialan!
Sialan sungguh sialan!
Mereka fikir aku ini tegar sungguhan?

Aku hanya berpura-pura dalam senyuman.


Elena ls
Jakarta, 13 November 2018

Jumat, 27 Juli 2018

Surat dari hati

Selamat malam, 
Padamu yang sedang berduaan
Padamu yang tak kehilangan
Padamu yang bahkan tak lagi kesepian
Ya.. itu semua karena kau ada pasangan

Rasanya memang sia-sia
Menanam kisah untuk sebuah cinta
Cinta yang entah untuk siapa akhirnya
Yang jelas , awalnya kau yang meminta 

" Aku butuh kamu "
Begitu katamu dengan melas rupamu
Gestur badanmu gambarkan sepi harimu
Tingkah kakumu , aku terenyuh
Hatiku spontan luluh

Lalu kataku, mari... 
Mari ikuti diri ini 
Aku berjanji, 
Akan temani sepi-sepi hari
Bersamamu sampai habisnya hari 

Lalu egomu mulai tinggi,
Kau usir daku seakan aku tak berarti ,
Katamu lebih baik aku pergi 
Bagimu , sibuk harimu saat itu buatmu tak sepi lagi
dan Aku? Ingin sekali kau tinggal pergi

Diujung puisi ini, 
Diujung surat hati ini,
Aku hanya beri ucap tulus dari hati , 
Selamat berbahagia wahai kekasih , 
Semoga wanitamu saat ini , tak lagi kau suruh pergi


- Jakarta , 27 juli 2017

elena ls 

Pesan Tersirat

Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...