Kamis, 08 Desember 2016

Sajak Rayu Rindu

Aku hanyut kembali merindukanmu
Saat badai tak lagi menjatuhkan cintamu untuk ku
Saat badai tak mendesahkan nafasmu
Saat hujan tak merintikan tawamu
Saat desah angin tak membisikan namamu
Saat awan tak membentuk wajahmu
Saat bulan tak lagi indah seperti senyummu
Saat bintang tak memancarkan aura mu
Saat tanah tak membawa aroma tubuhmu
Atau saat mentari tak memancarkam hangatnya tubuh mu

Aku mati dibawah gelapnya duniaku
Sendiri kembali tanpa dirimu
Buta kembali tanpa tatapanmu
Cemberut kembali tanpa senyum darimu
Termenung kembali tanpa candamu
Bahkan mematung terus tanpa interaksi denganmu

Aku tanpa kamu
Seperti raja tanpa sang ratu
Seperti syahrini tanpa sesuatu
Seperti pembaca tanpa buku
Seperti ceriwis tanpa sabtu minggu
Seperti ingus tanpa tissu
Seperti api tanpa tungku

Ya ,kira kira seperti itulah
Aku jadi hilang arah
Jadi tak disorot kamera
Jadi buta aksara
Jadi tak dilihat masa
Jadi tak karuan kemana-mana
Dan sampai tak teratur untuk apa gunanya

Jakarta , 8/12/2016
ElenaLs.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan Tersirat

Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...