Aku
Puan yang melulu tak kenal manusia
Puan yang terlarang berdekatan dengan ciptaanNya
Puan yang tak ditakdirkan bersama kaumNya
Bahkan bersama para sang hawapun
Tuhan kadang memisahkan
Ini takdir?
Atau memang mereka yang tak yakin
Tuhan,
Ijinkan aku rasakan senang
Ijinkan aku bisa merasakan sayang
Ijinkan aku kasihi ciptaanMu
Atau Tuhan,
Haramkah aku untuk itu
Hina kah aku untuk cicipi itu?
Aku hanya makhluk biasa
Yang Juga punya rasa
Punya keinginan
Sendiri bukanlah pilihan
Hampa bukanlah rasa yang nikmat bagiku
Gelap bahkan bukan tempat ku untuk melihat dunia
Tuhan,
Sampai kapan aku menyendiri
Sampai kapan kau biarkan ucapku tegar dalam kesengsaraan yang tiada akhir
Sampai kapan tegar hatiku tuk tahan semua rasa sepi
Bisa kah aku tuk rasa kan kasih itu
Bisa kah hatiku terisi hati ciptaanMu
Aku bosan menyendiri
Hati ku lelah merasa sepi
Dari puan yang terpenjara sepi
Jakarta , 22 november 2016
Rabu, 23 November 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pesan Tersirat
Kepada kekasih yang hampir sampai, Ku kirimkan sejuta penyesalan, cinta dan beribu-ribu kerinduan yang mendalam. Kali ini pula aku ing...
-
Surat untuk pencuri hatiku Baru kemarin kamu menyapa aku Saat redup matahariku Saat sirna bahagiaku Saat pilu hatiku Kau tau? Kau la...
-
hai , guys . sekarang gue pengen ngejelasin pendapat gue tentang pilihan antara artis dunia maya dan artis beneran ( yang sering nongol di...
-
Tuan Aku rindu pada kamu Bisakah kau tarik jarak itu Aku menderita oleh jarak dan waktu Aku ingin kita yang dulu Tuan Ra...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar